“Saya Inginkan Yang Terbaik Untuk Klub – Ole Gunnar Solskjaer Tepis Spekulasi Dipecat Manchester United
Ole Gunnar Solskjaer menegaskan tekadnya untuk mengubah peruntungan Manchester United, selagi mengakui bahwa ia tidak senang dengan performa timnya saat ini.
Manajer asal Norwegia itu berada di ujung tanduk menyusul kekalahan telak 5-0 dari Liverpool pada akhir Oktober lalu, dan parahnya itu terjadi di depan publik sendiri.
Adapun kekalahan lain terjadi di Old Trafford pada Sabtu (6/11) malam WIB tadi, dengan Manchester City mengungguli rivalnya itu lewat skor 2-0 guna menambah tekanan pada sang manajer.
Kata Ole
“Saya memiliki komunikasi yang bagus dengan klub. Saya menginginkan yang terbaik untuk United dan selama saya di sini, saya ingin melakukan segalanya agar bisa memperbaiki ini,” ujar Ole kepada Sky Sports setelah kekalahan terakhir.
“Kami telah mengalami ini beberapa kali dan sejak pertandingan kandang terakhir ini sudah menjadi periode yang sangat sulit. Sistem atau gaya [bermain] butuh lebih dipertegas. Saya tidak bisa mengatakan ini adalah United yang saya inginkan.
“Mampukah saya mengubah musim United? Tentu saja. Dan kalian benar, kami harus kembali ke tempat seharusnya, seperti awal musim, di mana kami terlihat seperti sebuah tim yang ingin saya saksikan. Kami sekarang mendapati tiga atau pekan yang buruk.
“Hasil akhir dan performa melawan Tottenham [Hotspur] terbilang bagus namun yang sekarang bukanlah yang kami inginkan.
“Kami ingin memegang kendali dan lebih agresif. Namun sayangnya, kami sudah mencoba dan mendapat sedikit hasil bagus. Kami menang dua kali yakni melawan Atalanta dan Tottenham namun hari ini adalah sebuah kemunduran besar.”
Dalam Bahaya
Meski mengawali musim dengan cukup baik dan melakukan belanja impresif di musim panas, beberapa pihak menilai Ole sudah waktunya didepak.
Kekalahan terakhir melawan City adalah yang keempat di musim Liga Primer kali ini, dengan kemenangan saat jumpa Tottenham dan sejumlah comeback di Liga Champions membuat posisinya masih terkendali.
Sebagai hasil dari rentetan buruk tersebut, Setan Merah sekarang berada di urutan kelima, tertinggal sembilan poin dari sang pemuncak klasemen Chelsea hingga matchday 11.